Tangisan sanubari telah terhenti,
kala suram suria memancar sinarnya,
Pertemuan seindah bayangan firdausi,
menjadi zikir kasih yang suci..
Lukisan dua jiwa menjadi satu,
Terkenang detik bertemunya kau dan aku,
santun berhikmah meingingatkan diri,
hidup dan mati hanya untuk Illahi..
Menggenggam janji cinta ini,
bertemu kasih tanpa jasad,
bicara tanpa suara,
hanya tulisan bahasa indah,
mengeratkan antara kita,hinggalah keakhirnya
Kau ku sanjung kerna pengorbanan,
bagai puteri di kayangan,
tika ku lesu hadapi hidup,
kau hembus nafas semangat,
penawar hati......
hadapi hidup,kau hembus nafas semangat...
No comments:
Post a Comment